Orang miskin yang sabar masih boleh menikmati kehidupan yang tidak boleh dinikmati oleh orang kaya yang ego. Sebaliknya, tanpa sifat qanaah, sihartawan sekalipun akan terus tersiksa oleh kemiskinan jiwanya. Itulah yang dimaksudkan oleh Rasulullah s.a.w. melalui sabdanya yang bermaksud: "
Bukanlah kekayaan itu harta yang melimpah, akan tetapi kekayaan (yang sebenar-benarnya) ialah kaya jiwa." (Muttafaq 'alaih)
No comments:
Post a Comment